SEMARANG, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah memetakan 35 kabupaten/kota di provinsi ini yang rawan terjadi bencana pada musim hujan tahun ini.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Sarwa Pramana mengatakan, berdasarkan identifikasi yang dilakukan, tercatat sebanyak 3.998 desa rawan bencana alam. Rinciannya, 1.864 desa dari 336 kecamatan berpotensi banjirdan 2.134 desa dari 344 kecamatan berpotensi terjadi longsor.
Sarwa menyebutkan ,puncak musim hujan diprediksi akan terjadi pada Januari hingga Februati 2019 dengan curah hujan diperkirakan mancapai 300-400 mm.
Menurut dia, daerah yang berpotensi terjadi banjir akibat tingginya curah hujan tersebut antara lain, Kabupaten Cilacap, Kebumen, dan Purworejo. "Banjir juga berpotensi terjadi di wilayah pantai utara dari Kabupaten Brebes hingga Rembang, kemudian wilayah pantai selatan," kata Sarwa, Jumat (4/1/2019).
Daerah yang berpotensi terjadi bencana alam tanah longsor, kata dia, berada wilayah pegunungan, dan paling besar berpotensi di wilayah Kabupaten Banjarnegara, dan Banyumas.