3 Daerah di Jateng Dilanda Banjir Parah, BNPB Perpanjang Modifikasi Cuaca

Binti Mufarida
Tim SAR mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Kabupaten Grobogan. (Foto: BNPB)

Upaya itu untuk pencegahan dini terhadap potensi hujan ekstrem. Tujuannya meredistribusi curah hujan tinggi agar tidak menyebabkan banjir atau melampaui batas normal di daratan.

Aam mengatakan, perpanjangan OMC di Jabar diputuskan mengingat prakiraan BMKG menunjukkan masih ada potensi hujan intensitas tinggi sepanjang minggu kelima Oktober.

Sedangkan di Jateng, OMC sudah berjalan sejak Sabtu (25/10/2025) dengan fokus tambahan untuk mempercepat pengeringan genangan banjir di wilayah Pantura. 

"Dalam dua hari, tim OMC Jateng telah menaburkan total 9 ton bahan semai (5 ton Natrium Klorida/NaCl dan 4 ton Kalsium Oksida/CaO) melalui 9 sorti penerbangan selama lebih dari 16 jam," ungkapnya, Senin (27/10/2025).

Dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem di masa peralihan musim, dengan menyiapkan perlengkapan siaga bencana dan memantau informasi terkini dari lembaga terpercaya seperti BNPB, BPBD, dan BMKG.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
11 bulan lalu

Antisipasi Hujan Ekstrem, BNPB Perpanjang Modifikasi Cuaca di Jateng dan Jabar

11 bulan lalu

Banjir di Pantura Semarang Belum Surut, Ketinggian Air Capai Setengah Meter

3 hari lalu

Dahsyatnya Banjir Bandang Solok, 100 Rumah Terdampak hingga Jembatan Putus

3 hari lalu

Banjir Bandang di Solok, 1 Warga Ditemukan Tewas 1 dalam Pencarian

3 hari lalu

Banjir Bandang Terjang Solok, 2 Warga Hilang 4 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal