Dari proses itu, dugaan mengenai pihak yang berada di balik pembuatan maupun penyebaran konten disebut mulai mengerucut. Zainal menduga petunjuk sementara mengarah kepada seorang mahasiswa.
Meski demikian, dugaan tersebut belum diumumkan atau dikonfirmasi secara resmi oleh kepolisian. Identitas pihak yang dicurigai sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik.
Zainal mendesak Direktorat Siber Polda Jateng Jawa Tengah mengusut kasus tersebut secara maksimal. Pengungkapan dinilai penting untuk melindungi seluruh korban sekaligus mencegah kasus serupa kembali terjadi.
“Saya minta supaya Direktur Siber Polda Jawa Tengah untuk segera bekerja maksimal. Petunjuk-petunjuk sudah sangat jelas. Saya yakin pelaku akan terungkap,” katanya.
Saat ini, perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi disebut akan dilakukan setelah proses profiling selesai.
Hingga kini, polisi belum mengumumkan identitas pihak yang diduga membuat maupun menyebarkan konten pornografi tersebut. Keterlibatan siapa pun tetap harus dibuktikan melalui proses hukum.