8 Fakta Dokter Muda Undip Diduga Bunuh Diri dengan Suntik Obat Penenang, Nomor 5 Memilukan

Eka Setiawan
Ilustrasi dokter muda Undip yang sedang PPDS di RSUP Kariadi Semarang diduga bunuh diri dengan cara menyuntikkan obat penenang ke tubuh. (Foto: Ist)

SEMARANG, iNews.id - Kematian dokter muda berinisial ARL (30) di Kota Semarang, Jawa Tengah menggegerkan publik. Almarhumah tercatat sebagai mahasiswi Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) yang sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di RSUP Dr Kariadi Semarang. 

Informasi yang dirangkum iNews, kematian korban diduga karena bunuh diri dengan cara menyuntikkan obat penenang ke tubuh. Penyebabnya diduga lantaran beban kerja berat sebagai dokter PPDS hingga menjadi korban perundungan atau bullying di rumah sakit tempatnya bertugas.

Berikut ini 8 fakta yang dirangkum dari kasus kematian dokter muda Undip diduga bunuh diri:

1. Ditemukan Meninggal di Rumah Kos

Dokter ARL ditemukan dalam kondisi sudah meninggal di kamar kos di wilayah Lempongsari, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (12/8/2024) tengah malam pukul 23.00 WIB. Jenazah almarhumah pertama kali ditemukan oleh kekasihnya dan ibu kos.

Kedua orang tua korban langsung datang ke Semarang usai mendengar kabar anaknya meninggal untuk mengambil jenazahnya tanpa dilakukan autopsi.

2. Berawal dari Kecurigaan Sang Kekasih

Kronologi penemuan mayat dokter ARL berawal dari kecurigaan kekasihnya. Sang kekasih cemas lantaran korban tidak bisa dihubungi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
11 hari lalu

Temuan Mortir Gegerkan Karyawan dan Pengunjung Resto Semarang, Tim Jibom Turun Tangan

15 hari lalu

Tercium Aroma Tembakau, Truk di Tol Banyumanik Ketahuan Bawa 3,28 Juta Rokok Ilegal

16 hari lalu

Luar Biasa! 25.000 Penari Pecahkan Rekor Menari Dug Dug Der Semarang Terbanyak

18 hari lalu

Keluarga Winda Lorenza Mantan Istri Polisi di Medan Laporkan Dugaan Pembunuhan ke Polda Sumut

19 hari lalu

Dugaan Perampokan Toko HP di Semarang, Polisi Temukan Bercak Darah dan Pemilik Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal