Aksi Aktivis Lingkungan Peduli Dampak Perubahan Iklim: Semarang Tenggelam kalau Kita Diam

Eka Setiawan
Aksi Semarang Climate Strike di kawasan bundaran Tugu Muda Semarang, Jumat (15/9/2023). IST

Iqbal Alma dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jateng, menambahkan pantai utara Jawa jadi area yang akan sangat terdampak perubahan iklim. Dia melansir prediksi BMKG, pada tahun 2032-2040, suhu harian akan meningkat banyak dan hari-hari kering makin panjang.

“Ini berisiko menimbulkan gagal panen, krisis air persih dan pangan, dan itu semua bisa membuat ketidakstabilan sosial dan politik. Para ahli memperhitungkan, skenario paling optimis pun, secara bertahap temperatur harian akan terus naik, sampai akhirnya sampai ke taraf mematikan, orang sudah tidak aman lagi berkegiatan di luar rumah. Sekitar 70-80 tahun lagi, penduduk Pulau Jawa akan mengalami panas mematikan itu sebanyak 200-300 hari dalam setahun,” tambahnya.

Linggayani Soentoro dari EduHouse mengatakan sebagai orangtua percepatan perubahan iklim itu sangat merisaukan. “Jadi memang hari ini, ayah ibu membawa anak-anak mereka untuk ikut menyuarakan kegelisahan, semoga segera muncul kebijakan-kebijakan yang konkret untuk mengurangi, mengganti, atau meninggalkan bahan bakar fosil. Kita perlu stop kecanduan kita pada bahan bakar fosil,” katanya. 

Einsten Yusuf dari Charlotte Mason Indonesia (CMid) Semarang mengatakan masyarakat bisa berkontribusi menahan laju perubahan iklim dengan mengganti pilihan pangan agar rendah emisi karbonnya. Menghindari pangan hewani dan beralih ke nabati.  

“Kita bisa mengganti moda transportasi, lebih banyak menggunakan transportasi publik. Kita juga bisa mengurangi konsumsi listrik di rumah dan sangat penting kita mengedukasi orang sekitar kita tentang perubahan iklim, termasuk bergabung bersama dengan aksi iklim seperti ini,” tuturnya. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
5 hari lalu

Tawuran Maut di Semarang Tewaskan Remaja 16 Tahun, Polisi Sita 6 Klewang dan Busur Panah

7 hari lalu

17 Hari Hilang, Pelajar Perempuan di Semarang Ditemukan di Rumah Kos

9 hari lalu

Dekat Wisata Religi, Triizz Hotel Semarang Tawarkan Penginapan Nyaman dan Strategis

10 hari lalu

Menegangkan Rekonstruksi Pembunuhan Mozza di Semarang, Ayah Korban Emosi Pukul Tersangka 

17 hari lalu

Keributan di Kafe Semarang Libatkan Pengacara Berujung Saling Lapor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal