Alasan Pasien Observasi Virus Korona yang Meninggal di Semarang Dibungkus Plastik

Sindonews
Ilustrasi

Dia mengatakan sampai pasien dikuburkan, dokter belum menerima informasi resmi. Penggunaan plastik bertujuan untuk memberikan kewaspadaan yang tinggi.

"Mohon maaf hasil sampai dengan pasien dikuburkan, kami belum mendapatkan (hasil laboratorium) jadi harus memberikan kewaspadaan yang tertinggi," katanya.

Menurutnya, sikap kehati-hatian itu tak hanya untuk melindungi petugas yang melakukan perawatan tetapi sekaligus warga secara umum. Petugslas medis tak ingin ada kesalahan dalam penanganan pasien maupun jenazah yang diduga terpapar korona.

"Masyarakat bisa membayangkan seandainya nanti kami tidak hati-hati, terus hasilnya muncul ternyata positif, tidak sesuai dengan prosedur. Kita harus lebih hati-hati lagi. Jadi mohon setelah hasil ini dinyatakan negatif tetap harus hati-hati, tapi jangan berlebihan," ucapnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kebakaran Lahan di Pinggir Tol Pejagan-Pemalang, Pengendara Diimbau Waspada

1 hari lalu

Perempuan Korban Jambret di Semarang Melawan, 3 Pelaku Diamuk Warga hingga Motor Dibakar

1 hari lalu

Kecelakaan Beruntun Truk Tangki Tabrak 2 Kendaraan di Magelang, 6 Orang Dilarikan ke RS

8 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

9 hari lalu

MTQ Nasional ke-31 Dibuka di Semarang, Menag: Bakal Digelar Tiap Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal