Angka Kehamilan di Blora Melonjak selama Covid-19, Didominasi Pasangan Muda

Taufik Budi
Ilustrasi ibu hamil. (Foto: Istimewa)

“Sebelumnya dalam setahun itu 15.000-an ibu hamil. Namun pada masa pandemi, di Juni ini sudah mencapai 4.980 ibu hamil, rata-rata pasangan muda,” ucapnya.

Menurutnya, meningkatnya intensitas hubungan suami istri selama masa pandemi Covid-19 diduga bisa memicu angka kehamilan yang tidak diinginkan (KTD).

“Sebaiknya masyarakat mulai mengatur perencanaan kehamilan. Setiap kehamilan seharusnya direncanakan dan diinginkan. Istilah kami, tidak melarang orang hamil, tapi tunda hingga pandemi Covid-19 berakhir,” kata Nur Hidayat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

7 Perempuan di Jateng Jadi Korban Deepfake AI, Semuanya Alumni SMAN 1 Cepu

4 hari lalu

Cari Ikan di Sungai, Warga Purbalingga Temukan Mayat Pria Tersangkut Jaring

13 hari lalu

2 Bocah yang Hilang Tenggelam di Sungai Banjarnegara Ditemukan Tewas

15 hari lalu

Polisi Gerebek Lokasi Pengoplosan LPG Subsidi di Blora, Ratusan Tabung Gas Disita

16 hari lalu

Kasus Asap Sampah Berakhir Damai, 2 Lansia di Blora Belum Diputus Bebas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal