Arky Gilang, Pengepul Sampah Organik asal Banyumas Ini Sukses Bisnis Maggot

Antara
Arky Gilang, pengepul sampah organik yang merupakan sarjana teknik geodesi sukses bisnis maggot. (Antara)

"Saya juga bekerja sama dengan KSM Tambaksogra, Kecamatan Sumbang. Jadi, kami membantu mereka untuk menyelesaikan masalah sampah organiknya," katanya.

Pemerintah Kabupaten Banyumas saat ini masih mempunyai pekerjaan rumah (PR) berupa permasalahan sampah yang harus dapat diselesaikan pada tahun 2022.

PR tersebut sangat mungkin dapat diselesaikan karena pihaknya dalam membudidayakan maggot membutuhkan sampah organik sebesar 5 ton per hari.

Bahkan, sekarang sedang membuat tempat pembudidayaan maggot di desa tetangga yang diprediksi mampu menyerap sampah hingga 10 ton per hari."Potensi sampah di Kabupaten Banyumas secara keseluruhan sekitar 150 ton per hari," katanya.

Dalam mengekspor maggot banyak kriteria yang harus dipenuhi, salah satunya benar-benar bebas dari sampah anorganik, Arky akhirnya memutuskan untuk konsentrasi pasar lokal dengan mengejar kadar protein 30-35 persen. "Itu masih bisa masuk pasar lokal," katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
13 hari lalu

Gandeng Kementan, Agrijurno Latih 135 Jurnalis dan Mantan Jurnalis Bisnis Ayam Petelur

28 hari lalu

Tingkatkan Kesejahteraan, Linmas Didorong Budi Daya Ayam Petelur hingga Ikan Nila

1 bulan lalu

Suami jadi Korban KM Virgo Transport 8, Ibu 3 Anak asal Banyumas Ungkap Pesan Terakhir

2 bulan lalu

Viral Pelajar Banyumas Tewas Dilempar Balok Kayu gegara Knalpot Brong, Polisi Bongkar Makam

2 bulan lalu

Makam Pelajar 14 Tahun di Banyumas Dibongkar Polisi, Diduga Kematian akibat Kekerasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal