Asal Usul Rawa Pening, Baru Klinthing dan Misteri Cabut Lidi yang Menewaskan Warga Desa

Ahmad Antoni
Suasana di Rawa Pening, Kabupaten Semarang. Asal usul Rawa Pening hingga kini masih menyimpan misteri dicabutnya lidi hingga mewaskan seluruh penduduk desa. (Dok/Angga Rosa)

SEMARANG, iNews.id –Asal usul Rawa Pening berawal ketika warga Desa Pathok mengadakan sedekah bumi sebagai rasa syukur atas sukses panen. Mereka mengadakan acara hiburan rakyat berupa pertunjukan tarian tradisional, pagelaran wayang kulit, kuda lumping dan kenduri bersama.

Kemudian warga memotong kambing dan ayam. Selain itu mereka juga mencari hewan buruan di hutan. Kaum laki-laki baik tua ataupun muda keluar masuk ke hutan untuk mencari hewan buruan. Tetapi anehnya tidak ada satu pun kijang, babi atau banteng hutan yang muncul. Hingga hari menjelang sore tangan mereka masih kosong saja. Tidak ada satu hewan buruan pun yang berhasil ditangkap.

Karena kesal serta kelelahan, seorang laki-laki dari mereka beristirahat di batang pohon besar yang tumbang di pinggir jalan setapak. Lalu dia menancapkan pedangnya di pohon tumbang yang sudah ditutupi lumut itu. Yang anehnya dari pohon itu justru mengeluarkan darah segar yang mengalir deras dan menyebabkan bau anyir yang menyengat. Dengan segera mereka mencari tahu benda apa yang sebenarnya tengah diduduki oleh mereka itu.

“Teman-teman, nasib kita sepertinya sedang baik. Ini bukan pohon tumbang, tetapi ular raksasa yang sedang tertidur. Mari kita potong dan bawa ke desa untuk dibuat hidangan yang lezat!,” seru Kepala Desa pemimpin perburuan dikutip dari situs dunia pendidikan, Minggu (27/3/2022).

Mereka tidak tahu kalau ular yang mereka potong itu ternyata Baru Klinthing, putra dari pertapa sakti Ki Hajar Salokantara dan istrinya Nyai Selakanta yang berasal dari Desa Ngasem. Baru Klinthing yang sedang bertapa untuk memperdalam ilmu kanuragan dengan cara melingkari Gunung Telomoyo.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ratusan Sapi Mati Tertabrak Kereta di Sumut, KAI Minta Warga Tak Biarkan Ternak Berkeliaran

3 hari lalu

Fortuner Ringsek Ditabrak KA Ijen Express di Jember, Pengemudi Tewas

4 hari lalu

Aniaya Pedagang Cilok, 6 Anak Punk Babak Belur Dihajar Warga di Semarang

12 hari lalu

Kerangka Jenazah Mozza Axillia Tiba di Rumah Duka, Disambut Tangis Keluarga dan Pelayat

13 hari lalu

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Penumpang di Surabaya Beralih ke Kereta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal