Pria kelahiran Jakarta, 20 Januari 1968 ini mengapresiasi kepengurusan terdahulu yang telah berhasil meletakan pondasi organisasi sangat baik. Selain itu, periode sebelumnya juga disebut telah mengantarkan keluarga alumni sebagai wadah yang kondusif dalam mendorong kebersamaan dan harmoni dalam rangka meningkatkan kapasitas alumni dan Unsoed.
”Semoga ke depan kita bisa bersama-sama membangun alumni dan Unsoed yang makin "keren" dan berkontribusi bagi bangsa dan negara, Aamiin," tutur Astera.
Sementara itu Rektor Unsoed Suwarto menuturkan, salah satu wujud eksistensi perguruan tinggi terletak pada alumninya. Suatu kampus, kata dia, dipersepsikan sebagai insitusi yang hebat dan berkualitas, tidak hanya dilihat dari sarana prasarana yang dimiliki atau kiprah para akademisinya semata, melainkan juga ketika lulusannya dikenal dan diakui telah serta selalu memberikan kontribusi dan terasakan manfaatnya di masyarakat.
”Alumni memiliki peran strategis dalam membangun sekaligus meningkatkan reputasi institusi. Akuntabilitas program studi maupun perguruan tinggi, salah satunya diukur dengan sejauhmana alumni berkiprah, serta bagaimana para pengguna lulusan perguruan tinggi merasa puas dengan kualifikasi dan kompetensi yang dimiliki, “ ujarnya.
Suwarto juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus KA Unsoed yang berkenan meluangkan waktu, pemikiran, dan sumberdaya yang dimilikinya untuk turut serta membesarkan almamater.