Dia mendesak panitia penyelenggara dan KONI untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) keselamatan atlet.
"Kami merasakan duka yang sangat mendalam karena ini kejadian kedua yang merenggut nyawa atlet. Kami berharap ada evaluasi total dari event Porprov ini dan mendorong peningkatan jaminan keselamatan serta proteksi medis bagi seluruh atlet selama bertanding," kata Endro Dwi Cahyono.
Pelatih pencak silat PB IPSI Kota Semarang, Suyoto, turut mengenang sosok Ayudiah sebagai atlet yang memiliki dedikasi tinggi, disiplin, dan semangat juang luar biasa selama menjalani masa persiapan hingga hari pertandingan. Kepergian almarhumah meninggalkan duka yang teramat dalam bagi dunia olahraga pencak silat Jawa Tengah.