Di Kecamatan Pekalongan Timur, banjir Pekalongan masih merendam Kelurahan Landungsari. Genangan air yang belum surut membuat warga belum bisa kembali ke rumah.
Jumlah pengungsi di Kota Pekalongan tercatat sekitar 2.200 jiwa. Sementara di Kabupaten Pekalongan, jumlah pengungsi mencapai sekitar 350 jiwa.
Sejumlah lokasi digunakan sebagai tempat pengungsian warga terdampak banjir di antaranya, Aula Kecamatan Siwalan, rumah warga, masjid, Aula Ar Robitoh serta Aula Kantor Kecamatan Pekalongan Barat.
Kondisi di lokasi pengungsian terlihat memprihatinkan. Pengungsi terpaksa tidur berdesakan dengan alas seadanya karena jumlah selimut sangat terbatas, bahkan sebagian warga tidur di teras.
Akibat terendam banjir selama lima hari, banyak warga terutama anak-anak dan lansia mulai terserang penyakit. Keluhan yang paling banyak dialami adalah gatal-gatal pada kulit, demam, flu hingga diare.