Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku sedih maraknya kasus penyelewengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online 2018.
Ganjar mengungkapkan ada 78.000 lembar SKTM yang dibatalkan karena dari hasil survei ternyata banyak diselewengkan oleh warga mampu dalam PPDB. Menurut Ganjar, kasus tersebut akan merusak sistem pendidikan di Tanah Air.
"Pendidikan menjadi hancur gara-gara ini (pemalsuan SKTM). Ternyata budi pekerti tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga (diperlukan) bagi orang tua. Saya sedih betul," kata Ganjar seusai mengikuti upara HUT ke-72 Bhayangkara di Mapolda Jateng, Rabu (11/7/2018).