Begini Tradisi Dugderan Sambut Ramadan dengan Suasana Terbatas di Kota Semarang

Ahmad Antoni
Wali Kota Hendrar Prihadi saat prosesi Dugderan menyambut datanganya Ramadan. (Istimewa)

 "Sama seperti tahun lalu, kita belajar tetap menjalankan tradisi ini untuk menjaga budaya asli Kota Semarang di tengah Pandemi Covid-19. Tahun ini juga dikemas oleh sedulur - sedulur Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan protokol kesehatan, sehingga meski tidak semeriah sebelum-sebelumnya tetap bisa dikerjakan," kataHendi.

Bersama dengan jajaran Forkompimda Kota Semarang, Hendi menjalankan prosesi Dugderan dari halaman Balai Kota Semarang dengan suasana yang sangat terbatas. 

Menuju ke Masjid Agung Kauman Semarang, Hendi kemudian membacakan Suhuf Halaqof dilanjutkan dengan menabuh bedug sebagai tanda akan tibanya bulan Ramadan.  "Mudah - mudahan selama Ramadan masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan baik," katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jemaah Syattariyah di Tanah Datar Baru Laksanakan Salat Iduladha Hari Ini

57 tahun lalu

Kota Lama Semarang Dikunjungi 222 Ribu Wisatawan selama Libur Lebaran

57 tahun lalu

Tren Baru! Ramai Sewa iPhone Mulai Rp100.000 jelang Lebaran di Gunungkidul

57 tahun lalu

Polrestabes Bandung Bongkar 30 Kasus Narkoba saat Ramadan, 39 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Ramadan Bareng KSPSI di Jatim, Kapolri Ajak Buruh Bersatu Hadapi Dinamika Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal