Untuk mencegah perebutan dan memastikan seluruh penerima mendapatkan bantuan, panitia menerapkan sistem pembagian secara berkelompok.
Panitia juga memberikan tanda berupa tinta pada jari warga yang telah menerima bantuan. Cara tersebut dilakukan untuk mencegah penerima mendapatkan bantuan lebih dari satu kali.
Solidaritas Nelayan Cilacap awalnya menyediakan 2.000 paket beras dengan berat masing-masing 10 kilogram. Namun, jumlah warga yang datang terus bertambah sehingga panitia harus menambah persediaan beras.
Lebih dari 2.000 paket beras tersebut ludes dibagikan dalam waktu kurang dari satu jam. Mayoritas penerima merupakan warga dan keluarga nelayan yang tengah menghadapi musim paceklik ikan.
"Kondisi sekararang, khususnya bagi nelayan kecil lagi musim paceklik, banyak yang tidak bisa melaut karena faktor cuaca juga dan hasil tangkapannya juga berkurang. Jadi ini bentuk kepedulian juga," ucap pengurus Solidaritas Nelayan Cilacap, Agustina.
Pembagian beras gratis ini merupakan bagian dari bantuan pangan Solidaritas Nelayan Cilacap dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.