BMKG Imbau Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi saat Masa Panen Ikan

Antara
Seorang nelayan memikul ember berisi ikan sesaat setelah mendarat di dermaga kompleks Kantor Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Cilacap. (ilustrasi/Antara)

Menurutnya, beberapa jenis ikan sudah mulai bermunculan di laut selatan Jabar-DIY meskipun berdasarkan pengalaman, puncak musim panen ikan bagi nelayan Cilacap berlangsung pada bulan Juli hingga September.

"Semoga pada musim angin timuran dan musim kemarau tahun ini yang diprakirakan akan dipengaruhi fenomena El Nino, hasil tangkapan nelayan jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya yang dipengaruhi La Nina sehingga musim kemaraunya menjadi basah atau sering turun hujan," katanya.

Dia mengakui gelombang tinggi tetap berpotensi terjadi pada musim angin timuran namun relatif lebih stabil jika dibandingkan dengan gelombang tinggi saat musim angin baratan yang sering datang secara tiba-tiba, sehingga berbahaya bagi kapal nelayan.

Oleh karena gelombangnya stabil, kata dia, berbagai jenis ikan biasanya akan bermunculan di laut.

Kendati demikian, dia mengimbau nelayan yang berangkat melaut untuk mencari ikan agar tetap memerhatikan risiko gelombang tinggi. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
9 jam lalu

Gempa Dangkal M4,8 Guncang Saburaijua NTT, Berpusat di Laut

15 jam lalu

Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

21 jam lalu

Modus Kasih Sayang, Guru SMK di Cilacap Diduga Cabuli Siswi saat Curhat Masalah Keluarga

1 hari lalu

Dijaga Ketat Polisi, 313 Narapidana Narkoba Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

1 hari lalu

Gempa Dangkal M 4,2 Guncang Nagekeo NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal