BMKG Prakirakan Hujan Disertai Petir Masih Berpotensi di Jateng Bagian Selatan

Antara
Ilustrasi - Prakiraan cuaca di Jawa Tengah. Foto: ANTARA.

"Awal musim kemarau ditetapkan berdasarkan jumlah curah hujan dalam satu dasarian kurang dari 50 milimeter dan diikuti oleh dua dasarian berikutnya. Jadi, evaluasi mundur tidaknya musim kemarau tahun 2023 baru bisa dilihat di dasarian pertama," ucapnya.

Karena masih ada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, Teguh mengimbau masyarakat tetap mewaspadai kemungkinan terjadi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

BMKG sebelumnya memprakirakan musim kemarau di wilayah Kabupaten Cilacap dan Banyumas bermula pada dasarian kedua Mei hingga dasarian kedua bulan Juni 2023.

Sementara awal musim kemarau di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Purbalingga diprakirakan berlangsung pada dasarian pertama bulan Juni hingga dasarian kedua bulan Juni dan di Kabupaten Kebumen pada dasarian pertama bulan Mei hingga dasarian pertama bulan Juni.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
20 jam lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M6,0 Guncang Oksibil Papua, Dirasakan di Jayapura

21 jam lalu

Gempa Hari Ini M6,1 Guncang Oksibil Papua Pegunungan, Tidak Berpotensi Tsunami

24 jam lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M6,2 Guncang Laut Banda Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

1 hari lalu

Update Gempa Hari Ini M 6,4 Guncang Tanimbar Maluku, Getaran Kuat Terasa hingga Sorong

2 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Tanggamus Diguncang Gempa Beruntun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal