Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terjaring OTT KPK Kasus Dugaan Pemerasan Perangkat Daerah

Jonathan Simanjuntak
KPK menangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam OTT terkait dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sukoharjo. (Foto: Dok. Pemkab Sukoharjo).

JAKARTA, iNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, Jawa Tengah usai menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (9/7/2026). Dalam operasi tersebut, KPK menangkap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, bersama empat orang lainnya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan bahwa perkara yang sedang ditangani berkaitan dengan dugaan pemerasan yang dilakukan kepala daerah terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sukoharjo.

"Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Jumat (10/7/2026).

Meski demikian, KPK belum mengungkap modus maupun nilai dugaan pemerasan tersebut. Seluruh pihak yang diamankan dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

"Pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata dia.

Hingga Jumat (10/7/2026), KPK juga belum menetapkan status hukum terhadap kelima orang yang diamankan. KPK masih memiliki waktu maksimal 1x24 jam sejak penangkapan untuk menentukan langkah hukum berikutnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Tangkap Bupati Sukoharjo dan 4 Orang Lain dalam OTT di Solo Raya

57 tahun lalu

Breaking News: KPK OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani 

57 tahun lalu

Rumah Bupati Langkat Syah Afandin Sepi usai Kena OTT KPK, Begini Kesaksian Warga

57 tahun lalu

OTT KPK di Sumut, Ruang Kerja Bupati Langkat Syah Afandin Disegel

57 tahun lalu

Bupati Muara Enim Edison Jadi Tersangka KPK, Kasus Dugaan Suap Proyek di Pemkab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal