Pemprov Jateng, sebut Gus Yasin, akan menambah berbagai fasilitas untuk mendukungnya. Termasuk legal formal lewat Peraturan Gubernur (Pergub) yang kini tengah disusun untuk salah satunya mendukung GMTI 2024.
“Semoga segera selesai, jadi wisata, hotel, kuliner bisa segera mendaftar untuk destinasi. Wisatawan yang datang, nyaman di hotel, maka akan longstay di sana dan ini meningkatkan perekonomian,” sambung Gus Yasin.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Jateng Rahmat Dwisaptura mengemukakan tahun ini fokus pihaknya adalah pengembangan wisata ramah muslim. Tahun sebelumnya mereka fokus ke kuliner termasuk sertifikasi halal bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sudah diperluas lagi hingga tahun ini ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan Rumah Pemotongan Unggas (RPU).
“Tahun ini lebarkan ke sektor lain, yakni pariwisata dan fashion modis halal. Jateng akan siap mendukung pariwisata ramah Muslim sebagaimana digaungkan Gus Yasin,” ungkap Rahmat.
Jumlah UMKM di Jateng, sebutnya sangat besar. Bank Indonesia sendiri sudah melakukan pendampingan untuk mereka mendapatkan sertifikasi halal. Pada paparannya di kegiatan tersebut, Rahmat menyebut ada 500 UMKM di Jateng yang sudah mendapatkan pendampingan pihaknya untuk sertifikasi halal.