Cerita Haru Buruh Tani Menangis saat Anaknya Lulusan SMKN Jadi Polwan di Mabes Polri

Ahmad Antoni
Kliwon bersama istrinya saat berada di rumahnya, di Desa Tangkil Kulon RT 11 RW 4 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. (IST)

Tanpa mengeluarkan biaya apapun saat menempuh pendidikan di SMK Negeri Jawa Tengah, Rumaniyah pun diterima menjadi Polwan di Mabes Polri secara gratis. Bahkan, saat ini Rumaniyah bisa membelikan sebidang sawah untuk ayahnya seharga Rp140 juta.

“Awalnya mau rehab rumah, tapi saya minta belikan sawah saja harganya Rp 140 juta atau seluas sekitar 1.000 meter lebih. Jadi, sekarang sudah jarang menjadi buruh tani, tapi garap sawah sendiri. Kalau panen bisa dapat delapan kuintal padi,” imbuhnya.

Selain itu, Rumaniyah secara rutin mengirim uang bulanan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. 

Kalau makan sering dibantu. Saya senang anak saya bisa kerja bisa bantu orang tua,” ujarnya. Kliwon berpesan agar Rumaniyah bisa jaga diri dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara.

“Pesannya jangan korupsi dan yang penting jujur, itu saja. Kalau bisa membantu orang yang tidak mampu, karena saya sendiri mengalami,” katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
2 hari lalu

Aliansi Ulama Demo di DPRD Jatim, Dorong Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

9 hari lalu

Kecelakaan di Pantura Batang, Sopir Diduga Mengantuk Tabrak Truk Mogok

12 hari lalu

Sertijab di Mabes Polri, 3 Kapolda Berganti dari Babel hingga Lampung

13 hari lalu

Ngeri! Penjual Sayur Keliling di Kebumen Dibacok Warga, Luka di Leher dan Tangan

19 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan di Pinggir Jalan Grobogan, Warga asal Ciamis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal