Cuaca Panas Landa Semarang, Dinkes: Waspadai Penyakit Metabolik saat Musim Kemarau

Antara
Suasana di kawasan Bundaran Tugu Muda. Kota Semarang . (iNews/Ahmad Antoni)

"Ini kalau tidak bisa dikendalikan, kadar gula darah tinggi. Kadar gula darah tinggi pasti akan mengakibatkan koma diabetikum atau HONK (Hiperglikemia Hiperosmolar Non Ketotik). Pembuluh darah kental sekali," katanya.

Hakam menambahkan bahwa aktivitas penuh di terik Matahari juga berisiko, apalagi bagi orang yang memiliki riwayat diabetes melitus (DM), hipertensi, dan jantung koroner sehingga harus berhati-hati.

"Sekarang ini (suhu udara) panasnya berapa? Kita ini normal mentok di 32 derajat Celsius sudah panas. Makanya, harus dihindari, misalnya pakai payung, topi, dan sebagainya," katanya.

Namun, kata dia, bukan berarti kemudian aktivitas fisik di luar ruangan harus berhenti, tetapi harus diatur sedemikian rupa dengan menghindari sengatan Matahari dan tetap menjaga kesehatan.

"Aktivitas fisik ya tetap. Apalagi, yang dilakukan di dalam gedung (ruangan). Kalau melihat dari kasusnya, stroke dan jantung koroner termasuk 10 besar penyakit di Kota Semarang," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
9 jam lalu

Dekat Wisata Religi, Triizz Hotel Semarang Tawarkan Penginapan Nyaman dan Strategis

1 hari lalu

Menegangkan Rekonstruksi Pembunuhan Mozza di Semarang, Ayah Korban Emosi Pukul Tersangka 

9 hari lalu

Keributan di Kafe Semarang Libatkan Pengacara Berujung Saling Lapor

9 hari lalu

Kecelakaan di Semarang, Dump Truk Hilang Kendali Hantam Tiang Listrik, 2 Terluka

9 hari lalu

TPA Jatibarang Semarang Kembali Terbakar, 7 Mobil Damkar Dikerahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal