Dampak Kenaikan Harga BBM, Nelayan di Pantura Tegal Mulai Terlilit Utang

Yunibar
Kapal nelayan yang bersandar di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari, Kota Tegal, Selasa (13/9/2022). Foto: iNews/Yunibar.

TEGAL, iNews.id – Para nelayan dan pemilik kapal di Pantura Kota Tegal mulai terlilit utang sebagai dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi maupun non-subsidi. Pemilik kapal mulai banyak yang tidak melaut karena biaya perbekalan turut membengkak. 

Pantauan di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari, Kota Tegal, ratusan kapal nelayan tampak masih bersandar, Selasa (13/9/2022).  

Naiknya harga BBM bersubsidi untuk kapal di bawah 35 gross ton dan BBM non-subsidi untuk kapal-kapal berukuran besar, membuat pemilik kapal tidak mampu beroperasi karena biaya perbekalan melaut turut membengkak. 

Salah seorang pemilik kapal, Tambari Guslam mengatakan, kenaikan harga BBM yang sangat tinggi membuat dirinya tak mampu memberangkatkan kapal mencari ikan. Kondisi serupa dialami pemilik kapal lainnya di wilayah Pantura Kota Tegal. 

Dirinya berharap pemerintah segera mengembalikan harga solar bersubsidi ke semula daripada memberikan kompensasi BLT BBM yang dianggap tidak tepat sasaran 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
1 hari lalu

Nelayan asal Pangkep Tewas di Pantai Tangairi Sumba, Tersangkut Karang saat Cari Gurita 

6 hari lalu

Hilang saat Melaut, Nelayan Ditemukan Tewas di Bibir Laut Cirebon

11 hari lalu

Ubur-Ubur Melimpah di Laut Selatan Cilacap, Nelayan Raup Rezeki di Tengah Paceklik Ikan

23 hari lalu

Nelayan Banten Nekat Tetap Melaut di Tengah Guyuran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

23 hari lalu

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli Larang Nelayan-Wisatawan Mendekat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal