Dampak Kerusakan Ekosistem, Produksi Ikan di Rawa Pening Menurun

Angga Rosa
Suasana Rawa Pening Kabupaten Semarang. Foto/IST

Namun selama ini, ikan yang ditebar di rawa sebagian besar jenis grasscarp dan ikan tersebut tidak bisa berkembang biak secara alami. “Sedangkan ikan yang bisa berkembang biak secara alami seperti mujahir yang tebar di rawa jumlahnya tidak banyak,” ucapnya.

Nelayan Rawa Pening lainnya, Kandar (56) mengatakan, pola penangkapan ikan yang dilakukan di Rawa Pening secara sporadik yaitu menggunakan branjang kerep (jaring berlubang kecil). Sehingga ikan besar dan kecil terjaring semua. 

“Cara itu bisa menurunkan populasi ikan. Sebab semua ikan tertangkap jaring. Kondisi ini diperparah adanya orang yang menangkap ikan dengan setrum, jadi banyak ikan dan telur ikan yang mati,” ujarnya. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
2 hari lalu

288 Napi Lapas Ambarawa Dapat Remisi Kemerdekaan, 8 Orang Langsung Bebas

10 hari lalu

Terungkap! Ini Motif Pembunuhan Pemilik Toko HP Ambarawa, 2 Pelaku Ditangkap

17 hari lalu

Pabrik Triplek di Tengaran Semarang Terbakar, 10 Mobil Damkar Dikerahkan

21 hari lalu

Truk Boks Tak Kuat Menanjak Melaju Mundur Tabrak Bengkel di Semarang, 2 Orang Terluka

23 hari lalu

Tradisi Saparan di Lereng Merbabu, Warga Open House dan Tamu Wajib Makan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal