Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Didik Wahyu Nugroho mengatakan, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihaknya membagikan masker dan menenangkan warga agar tidak panik. Dampak hujan abu terjadi di wilayah Kecamatan Srumbung, Sawangan, Muntilan, dan sebagian di Mungkid, Mertoyudan serta Candimulyo. Semua kawasan itu berada di sisi barat Gunung Merapi.
“Dampak erupsi freatik kali ini ada pada hujan abunya. Kalau tidak ditangani bisa berbahaya bagi masyarakat, untuk kesehatan pernapasan dan mata. Namun dimasyarakat situasinya kondusif, tidak ada evakuasi,” ujarnya.
Diketahui Gunung Merapi mengalami letusan freatik kecil selama 19 menit dengan ketinggian asap 700 meter, Senin (21/5/2018) pukul 01.15 WIB. BPBD Magelang telah membagikan sekitar 5.000 masker kepada anak-anak sekolah dan masyarakat di dua wilayah, yakni Kecamatan Srumbung dan Dukun. Status Merapi saat ini masih level I (normal). Masyarakat untuk tidak panik dan beraktivitas seperti biasa serta mengantisipasi hujan abu di sekitar Merapidan banjir lahar dingin.