Di Balik Meriahnya Gamelan Kolosal, 2 Minggu Ciptakan Notasi Iringan dan Koreografi Baru

Ahmad Antoni
Ribuan seniman menari jaranan dalam gelaran Gamelan Kolosal di kawasan CFD Simpang Lima Semarang. (Ist)

Hal senada disampaikan oleh Wajiyanto dari Kelompok Turonggo Bhexso. Gelaran Gamelan Kolosal yang diselenggarakan di Simpang Lima sangat menyenangkan buat para seniman. 

Sebab hampir seluruh pegiat seni kuda lumping berkumpul dan berkolaborasi, khususnya kelompok yang mendapatkan bantuan gamelan dari Gubernur Ganjar Pranowo.

Ini sangat membahagiakan buat kami, mereka yang mendapatkan bantuan bisa bersatu di sini, tampil bersama. Bisa memperat tali persaudaraan kelompok kesenian jaran kepang Jawa Tengah bahkan hampir satu gerakan dan satu musik. Ini kedua kalinya kami tampil di Semarang. Dulu juga di hari jadi Jawa Tengah, sekitar tahun 2018 kalau tidak salah," ujarnya.

Wajiyanto mengatakan bantuan gamelan yang diberikan Ganjar Pranowo sangat membantu untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian tradisional, khususnya kuda lumping. Sebab sebelumnya kelompok Turonggo Bhexso harus bergantian gamelan dengan kelompok seni lainnya di Desa Seman, Temanggung.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 hari lalu

Rumah Irjen Sofyan Nugroho di Semarang Ambruk, Diduga Imbas Pembangunan Rumah Tetangga

3 hari lalu

Erupsi Gunung Anak Krakatau, 11 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Dibatalkan

5 hari lalu

Berawal dari COD HP Rp4,5 Juta, Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu di Semarang

5 hari lalu

Tragis! Pasutri Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Pandanaran Semarang

6 hari lalu

Jambret Sadis Berjaket Ojol Seret Nenek di Semarang Ditangkap, Gasak Uang Rp180.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal