Dinkes Uji 240 Sampel Takjil, Temukan Bolu Kukus Mengandung Bahan Kimia

Suryono Sukarno
Petugas Dinkes dan Puskesmas Pekalongan menguju 240 sampel takjil selama Ramadan. (iNewsTV/Suryono Sukarno)

Tidak hanya itu, petugas Dinas Kesehatan juga mengonfirmasi ke pedagang takjil  apakah bolu kukus yang dijual tersebut merupakan produk yang dibuat sendiri oleh pedagang atau merupakan barang jualan titipan dari orang lain.

“Kami juga menanyakan ke pedagang takjil yang bersangkutan, apakah bolu kukus tersebut buat sendiri atau barang jualan titipan dari orang lain. Ternyata memang benar itu merupakan titipan dari salah satu penjual yang memang belum pernah membuat jajanan takjil sebelumnya,” kata Maysaroh. 

“Pedagang takjil tersebut langsung kami edukasi untuk berhati-hati memilih tempat kulakan. Ini pelajaran bagi kita semua bahwa makanan yang terlihat mencolok atau warna merahnya tidak merata bisa diartikan sebagai salah satu tanda makanan tersebut menggunakan pewarna kimia yang tidak semestinya digunakan untuk pewarna makanan,” ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
2 hari lalu

Update Korban Keracunan MBG Sidoarjo Bertambah Jadi 666 Santri, 53 Masih Dirawat di RS

3 hari lalu

Update Keracunan MBG di Sidoarjo: Korban Tembus 566 Orang, 88 Masih Dirawat

4 hari lalu

Kapal Angkut Bahan Kimia Terbakar di Kabaena Sultra, 2 ABK Tewas 13 Luka

5 hari lalu

Horor! Petugas Palang Pintu Tertidur saat KA Melintas di Pekalongan, Warga Emosi

1 bulan lalu

Ramai Kabar 522 Pelajar Terpapar HIV/AIDS, Ini Penjelasan Dinkes Sidoarjo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal