Fenomena Air Bercampur Gas di Gondangrejo Karanganyar, Ini Pandangan Pakar UNS

Bramantyo
Fenomena keluarnya air bercampur gas di Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar. Foto: Okezone/Bramantyo.

KARANGANYAR, iNews.id – Fenomena keluarnya air bercampur gas di Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar diprediksi tidak akan berlangsung selamanya. Pasalnya, fenomena itu terjadi karena pengaruh pengeboran.

Guru Besar bidang Kimia, Lingkungan Air Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Profesor Pranoto mengatakan, gas dan air bercampur jadi satu di Gondangrejo sama seperti Bledug Kuwu di Grobogan. Hanya saja ada perbedaan antara keduanya. 

“Bila Bledug Kuwu muncul dengan sendirinya karena proses alam, namun air bercampur gas yang keluar di Gondangrejo karena pengaruh pengeboran,” kata Pranoto, Senin (22/3/2021).

Sebab sebelum fenomena itu muncul, lokasi semula merupakan pengeboran untuk dijadikan sumur.

"Ternyata (api) Mrapen Semarang mati. Bledug Kuwu masih, hanya saja air yang keluar tidak sebanyak yang ada di Gondangrejo,” jelasnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengoplos LPG Subsidi di Jateng Raup Miliaran per Bulan, 820 Tabung Gas Disita

57 tahun lalu

Hilang Hampir Sebulan di Bukit Mongkrang, Pendaki Yazid Ditemukan Tewas di Sungai

57 tahun lalu

Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Tiba di Karanganyar, Disambut Isak Tangis Keluarga

57 tahun lalu

Polisi Bongkar LPG Oplosan di Semarang, 4 Orang Ditangkap Ribuan Tabung Disita

57 tahun lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di 2 Desa di Jepara, Ribuan Warga Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal