JAKARTA, iNews.id – Fenomena kemunculan ribuan cacing keluar dari dalam tanah di Desa Socokangsi, Kecamatan Jatinom, Klaten diduga akibat penyemprotan disinfektan untuk pencegahan virus corona. Meski demikian, dugaan tersebut perlu diteliti lebih lanjut.
Guru Besar Ilmu Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof Dra Wega Trisunaryanti mengatakan, perlu riset lebih lanjut apakah fenomena cacing keluar dari tanah diakibatkan penyemprotan disinfektan.
“Fenomena tersebut harus diteliti secara intensif, untuk mengetahui apakah karena dampak disinfektan atau bukan," ujar Wega, Senin (20/4/2020).
Dia menambahkan penyemprotan disinfektan memang secara berlebihan bisa mematikan bakteri baik yang ada. Disinfektan dengan kandungan alkohol 70 persen, bisa menyebabkan bakteri mati. Tetapi tidak hanya bakteri jahat yang mati, tapi bakteri baik yang bermanfaat juga ikutan mati.
Misalnya bakteri pembusuk sampah yang berfungsi untuk menguraikan sampah yang ada. Jika bakteri tersebut mati, maka dikhawatirkan sampah-sampah yang ada sulit untuk terurai.