Film Dokumenter Sejarah Situs Candi Buddha Diputar jelang Puncak Perayaan Waisak

Antara
Suasana jelang pemutaran film dokumenter tentang situs candi Buddha Muarajambi bertajuk "Unearthing Muarajambi Temples" (Muarajambi Bertutur) diputar di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Sabtu malam. (Antara)

Situs Muarajambi adalah kompleks percandian Buddha terluas di Indonesia yang berlokasi di tepi Sungai Batanghari, Jambi, yang sayangnya belum banyak diketahui awam.

Menurut penelitian arkeologi teranyar, kompleks Candi Muarajambi dulunya difungsikan sebagai mahawihara atau universitas atau semacam pusat pengajaran pengetahuan Buddha pada abad 7-13 M. Kompleks ini lengkap dengan ruang kelas, ruang tinggal, ruang peribadatan, hingga kanal buatan untuk kebutuhan transportasi.

Saat ini ada 11 candi berbatu bata yang telah dipugar dan ratusan reruntuhan lain yang sedang dalam proses pemugaran. Perjalanan pemikir Buddha kanon dunia, seperti I-Tsing, Atiśa Dīpankara, serta Serlingpa Dharmakirti mengakar kuat di Muarajambi. Ajaran yang berkembang di Muarajambi menjadi benih beberapa aliran Buddha, khususnya aliran yang telah mekar di Tibet.

Tidak hanya menyoal warisan budaya masa lampau, film dokumenter garapan sutradara Nia Dinata itu juga secara jeli menyoroti bagaimana situs Muarajambi dihidupi oleh bermacam-macam masyarakat dari waktu ke waktu.

Alih-alih situs budaya yang statis, Muarajambi merupakan ruang yang sangat hidup. Sejak direstorasi, selain difungsikan sebagai situs edukasi dan pariwisata, kompleks candi kembali dipakai sebagai tempat peribadatan umat Buddha.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid berharap agar warga desa Muaro Jambi tetap memegang peran utama dalam pelestarian Candi Muarajambi menjadi bagian dari keseharian mereka untuk memuliakan kembali warisan sejarah juga lingkungan dan memastikan akan tetap lestari sampai akhir zaman.

Selain versi feature-length yang diputar perdana pada 3 Juni 2023, Kanal Indonesiana TV akan menayangkan karya Nia Dinata ini dalam versi berbeda yaitu berbentuk serial sebanyak 8 episode.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 hari lalu

Truk Bermuatan Kuda Masuk Jurang di Magelang, 6 Orang Luka-Luka

4 hari lalu

Rem Blong, Truk Tabrak 2 Mobil dan 2 Motor di Magelang

18 hari lalu

Meriahkan HUT ke-81 RI, Agen Bus di Magelang Lomba Tarik Bus 10 Ton Sejauh 25 Meter

23 hari lalu

Pengumuman! Candi Mendut Ditutup 1 Tahun, Ada Pemugaran akibat Rembesan Air

1 bulan lalu

Truk Boks dan Motor Terbakar usai Bertabrakan di Jalur Yogyakarta–Magelang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal