Gajah Betina Koleksi Semarang Zoo Mati, Kenapa?

Antara
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah Darmanto saat memberikan keterangan pers, Senin (20/2/2023). Foto: ANTARA.

"Kami usul agar dilakukan penanganan ditambah tiga dokter Semarang Zoo. Satu dokter dari Yogyakarta. Sudah ditangani dengan baik dan diupayakan semuanya supaya gajah ini sehat kembali," katanya.

Darmanto mengatakan, gajah yang tidak mau makan bisa mengganggu metabolisme. Apalagi usia gajah tersebut sudah cukup tua. 

Di alam liar, gajah sumatra rata-rata hidup sampai usia 70 tahun.

"Umur gajah 67 tahun. 37 tahun yang lalu, Sekar sudah menempati Lembaga Konservasi Semarang Zoo ini. Kami sedih dengan kematian ini," kata Darmanto.

Untuk meneliti penyebab kematian secara detail, BKSDA Jateng telah mengirimkan sampel Sekar ke Laboratorium Balai Besar Veteriner, Wates, Yogyakarta, berupa jantung, paru-paru, hati, usus, limpa, ginjal, dan darah.

Darmanto menegaskan, rutin melakukan pembinaan di sembilan lembaga konservasi yang ada di Jawa Tengah sehingga dipastikan tidak ada gajah yang dieksploitasi atau dinaiki pengunjung.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Semarang Geger! Dosen Polines Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Tembalang

57 tahun lalu

Pabrik Kayu di Kawasan Industri Candi Semarang Terbakar, 6 Damkar Dikerahkan

57 tahun lalu

Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Kecelakaan di Semarang, Truk Boks Meluncur di Tanjakan Silayur Tabrak SPBU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal