Ganjar Ancam Pidanakan Pihak yang Terlibat Jual Beli SKTM

Antara
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Foto: Dok. iNews)

MAGELANG, iNews.id -Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengancam memidanakan bagi siapa saja yang terlibat "jual- beli" Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK.

"Kalau ada yang terlibat jual beli SKTM dalam proses PPDB akan saya pidanakan. Namun saya tidak terburu-buru, akan saya didik dan bina dulu," kata Ganjar Pranowo usai pembukaan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang dipusatkan di Lapangan Bandongan, Magelang, Selasa (10/7/2018).

Dengan banyaknya penyalahgunaan SKTM dalam PPDB tingkat SMA/SMK negeri di Jawa Tengah, pihaknya telah meminta panitia dan sekolah untuk segera memverifikasi ulang data calon siswa yang menggunakan SKTM sebelum PPDB diumumkan.

Ganjar menuturkan, berdasarkan data yang diterima jumlah calon siswa yang sudah dicoret karena terindikasi menggunakan SKTM "abal-abal" dan tidak sesuai kondisi sebenarnya mencapai ribuan calon siswa.


Dia berharap kepada para orang tua calon siswa yang mendaftarkan putra-putrinya di SMA negeri untuk tetap mengutamakan kejujuran terkait penggunaan SKTM sebagai salah satu syarat pendaftaran calon siswa baru. "Kita didik anak-anak untuk berbuat jujur dan berbudi pekerti yang baik, maka orang tua jangan berbohong," katanya.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
14 jam lalu

Bupati Pemalang Ditangkap KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

12 hari lalu

Kecewa Anak Tak Lolos Zonasi, Warga Blokade Akses SMAN 1 Labuhan Ratu Lampung

16 hari lalu

Eko Sapto Purnomo Ditunjuk Jabat Plt Bupati Sukoharjo, Gantikan Etik Suryani Tersangka KPK

20 hari lalu

Bupati Etik Suryani Kena OTT KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pemerintahan Sukoharjo Berjalan

20 hari lalu

Gubernur Jateng Respons OTT KPK Bupati Sukoharjo Etik Suryani: Ikan Busuk dari Kepala

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal