Ganjar menyampaikan, dirinya pernah merasakan situasi yang dialami para mahasiswa. Dulu, dirinya juga turun ke jalan untuk menyampaikan tuntutan kepada pemerintah saat itu. “Tahun 87, tahun 88, saya persis seperti saudara. Tahun 97, tahun 98, saya juga persis seperti saudara,” ujarnya.
Dia berharap mahasiswa tetap mengutamakan penyampaian aspirasi dengan gaya yang dialogis. Para mahasiswa diajak duduk bersama dengannya dan menyampaikan tuntutan-tuntutannya.
Setelah Ganjar berbicara, mahasiswa menyampaikan pernyataan sikap. Berdiri bersama Ganjar, koordinator aksi menyampaikan sejumlah tuntutan yang tidak jauh berbeda dengan yang digaungkan mahasiswa di berbagai penjuru Indonesia sejak Senin kemarin hingga hari ini.
Mahasiswa menolak tegas revisi Undang-Undang KPK, pengesahan RKUHP, dan mendesak penyelesaian masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ganjar menyanggupi tuntutan para demonstran dengan bersedia menandatangani rilis tuntutan disaksikan ribuan pendemo. Sikap Ganjar mendapat sambutan positif dari para mahasiswa.
Teriakan terima kasih dari ribuan mahasiswa mengiringi detik-detik saat Ganjar turun dari mobil dan akan kembali ke Kantor Gubernur. “Terima kasih, terima kasih,” teriak mahasiswa.