Gerakan Jateng di Rumah Saja, Bupati Banyumas: Kalau Pasar Tutup, Belanjanya ke Mana

Antara
Gubernur Ganjar Pranowo gowes keliling kota Semarang sambil patroli dengan pengeras suara mengingatkan warga disiplin prokes. (Istimewa)

Ia mengatakan Pemkab Banyumas pada Kamis (4/2) dan Jumat (5/2) akan mengerahkan sekitar 50 mobil untuk menyosialisasikan rencana pelaksanaan Gerakan Jateng di Rumah Saja kepada masyarakat termasuk menginformasikan tentang bahaya Covid-19 beserta upaya pencegahannya.

Namun demikian, dia mengakui Gerakan Jateng di Rumah Saja tidak bisa menjadikan wilayah Banyumas sepi secara keseluruhan. "Kita tidak mungkin 100 persen seperti itu (sepi). Seperti pasar, kalau seluruh pasar kami tutup, nanti orang-orang belanjanya ke mana, makanya kami kendalikan saja," katanya.

Dalam kesempatan terpisah, salah seorang pedagang sayuran di wilayah Purwokerto Utara, Ningsih mengaku khawatir jika pasar ditutup selama pelaksanaan Gerakan Jateng di Rumah Saja.

"Kalau pasar ditutup, nanti saya harus kulakan di mana? Kan tidak mungkin membeli sayuran dalam jumlah banyak pada Jumat untuk dijual selama tiga hari ke depan. Yang ada sayurannya busuk dan tidak laku dijual," katanya.  

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 hari lalu

Keranda dan Pocong Warnai Demo UHC di Banyumas, Warga Tuntut Kepastian Berobat

14 hari lalu

Bupati Klaten Dikabarkan Kena OTT KPK, Ahmad Luthfi: Kalau Itu Benar, Saya Prihatin

1 bulan lalu

Suami jadi Korban KM Virgo Transport 8, Ibu 3 Anak asal Banyumas Ungkap Pesan Terakhir

2 bulan lalu

Viral Pelajar Banyumas Tewas Dilempar Balok Kayu gegara Knalpot Brong, Polisi Bongkar Makam

2 bulan lalu

Makam Pelajar 14 Tahun di Banyumas Dibongkar Polisi, Diduga Kematian akibat Kekerasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal