Polis kemudian menggeledah seluruh isi kamar kos dan mendapati beberapa surat penting serta foto keluarga korban. Diketahui korban adalah pekerja serabutan dan sudah tidak memiliki rumah.
Selama enam bulan tinggal di kos, belum diketahui pasti posisi keluarganya. Polisi dan perangkat desa setempat mengaku kesulitan untuk menghubungi pihak keluarga karena tidak ada nomor telepon yang bisa dihubungi dan tidak diketahui keberadaan keluarganya.
Barang bukti seutas tali dan barang-barang milik korban kini diamankan kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.