Dia mengatakan Pemprov Jateng akan melakukan pendampingan agar aktivitas pemerintahan tetap berjalan normal.
"Siapa pun pemimpinnya yang kena masalah, pelayanan pemerintahan dan publik tidak boleh terganggu. Kami akan backup untuk berjalannya pemerintahan di Sukoharjo," katanya.
Luthfi menyebut pihaknya akan menyiapkan langkah lanjutan terkait kepemimpinan di Sukoharjo sesuai ketentuan yang berlaku.
"Nanti akan kita tunjuk Plt (Pelaksana Tugas) kalau sudah ada kekuatan hukum tetap," ucapnya.
Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang baik harus diterapkan seluruh pejabat, mulai dari penggunaan kewenangan, pengelolaan anggaran, hingga pelaksanaan tugas kepada masyarakat. Dia menilai keteladanan seorang pemimpin menjadi kunci utama dalam menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Sebelumnya, KPK melakukan OTT di wilayah Solo Raya, Kamis (9/7/2026) malam. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sejumlah pihak, salah satunya Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut operasi tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Para pihak yang diamankan telah menjalani pemeriksaan awal sebelum dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik KPK.