Gus Yaqut Sebut Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi sebagai Pencoleng Agama

Kastolani Marzuki
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas saat Apel Kebangsaan. (Foto: Istimewa)

"Era sekarang, kita harus jaga kiai-kiai kita. Tidak hanya melindungi dari bully, tapi dari pandemi. Jangan sowan kiai dulu, cari berkah dengan cara lain," ucapnya mengingatkan.

Terkait Pilkada Serentak 9 Desember mendatang, Gus Yaqut juga meminta kader menjadi contoh. Demokrasi kata Gus Yaqut juga harus dibuktikan dengan mengedepankan keselamatan warga, tidak hanya bicara hak politik.

Apel Kebangsaan virtual GP Ansor Banser diikuti seluruh pengurus cabang di Pulau Jawa, 34 pimpinan wilayah di Indonesia serta empat cabang luar negeri yakni Malaysia, Korea Selatan, Mesir dan Taiwan. Apel dengan protokol kesehatan ketat ini mewakili 7 juta kader Ansor Banser.

Sebelumnya, satu keluarga yang terdiri atas empat orang di Dusun Lepanu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, diduga dibunuh Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Peristiwa pembantaian sadis tersebut terjadi pada Jumat (27/11/2020).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Dwi Bagus Tersangka Pembunuhan Istri Siri dan Anak Ternyata Lulusan Universitas Ternama

2 hari lalu

Fakta Baru Mutilasi Madiun, Pelaku Beli Mesin Pencacah dan Buat Tungku Pembakaran

3 hari lalu

Ditangkap di Jombang, Ini Tampang Suami Sadis Pembunuh Istri dan Anak di Madiun

3 hari lalu

Suami Bunuh Istri dan Balita di Madiun, Sempat Dampingi Keluarga Lapor Kehilangan ke Polisi

3 hari lalu

Pembunuh Sadis Ibu dan Balita di Madiun Ditangkap, Polisi Dalami Kemungkinan Pelaku Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal