Harga BBM Naik, Pengusaha Pengiriman Buah Salak di Banjarnegara Kurangi Jumlah Karyawan

Elis Novit
Seorang pekerja di Kabupaten Banjarnegara saat melakukan aktivitas pengiriman buah salak. Foto: iNews/Elis Novit.

BANJARNEGARA, iNews.id – Para pengusaha pengiriman buah salak di Kabupaten Banjarnegara terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Mereka mengeluh membengkaknya biaya pengiriman hingga terpaksa harus mengurangi jumlah karyawan. 

Kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM memberatkan para pelaku usaha pengiriman buah salak di Banjarnegara.

Akibat harga BBM naik, ongkos pengiriman buah salak atau ekspedisi naik drastis hingga 40 persen. Biaya ekpedisi pengiriman ke Jakarta dengan membawa 2 ton buah salak yang sebelumnya Rp3 juta, kini naik menjadi Rp4,2 juta. 

Sedangkan biaya pengiriman buah salak ke luar Jawa naik dari Rp10 juta menjadi Rp13 juta. Omzet sekali kirim ke luar Jawa mencapai Rp20 juta. 

Naiknya biaya kirim tak diimbangi naiknya harga salak yang hanya Rp5.000 per kilogram. Para pelaku usaha hanya bisa menutup biaya produksi dan modal membeli buah salak dari petani. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
10 jam lalu

Embun Es di Dieng Muncul Hampir Tiap Pagi, Ini Imbauan bagi Wisatawan

8 hari lalu

Sumur Mengering Dampak Kemarau, Warga 4 Desa di Banjarnegara Berebut Air Bersih

10 hari lalu

Kecelakaan 2 Mobil Adu Banteng di Banjarnegara, 4 Orang Luka-Luka

20 hari lalu

Kekeringan di Banjarnegara Meluas, 1.600 Warga Berebut Bantuan Air Bersih

21 hari lalu

Pemilik Toko dan Anak Lawan Perampok hingga Terluka di Banjarnegara, 3 Pelaku Terekam CCTV

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal