Harga Gabah Tinggi dan Langka, Usaha Penggilingan Padi di Boyolali Gulung Tikar

Tata Rahmanta
Iskak Junaedi terpaksa menutup sementara usaha penggilingan padi di desa Kopen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. (Tata Rahmanta)

BOYOLALI, iNews.id - Tingginya harga gabah dan harga beras berdampak pada usaha penggilingan padi di Boyolali. Sejak sebulan terakhir, para usaha penggilingan padi banyak yang mengurangi karyawannya.

Bahkan ada juga yang memilih menutup usahanya. Seperti halnya yang dilakukan Iskak Junaedi,  pemilik pemilik usaha penggilingan padi di desa Kopen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali.

Sudah sebulan terakhir, dia memilih menutup untuk sementara usaha penggilingan padinya.  Sejumlah peralatan untuk menggiling padi dibiarkan berserakan kotor dan berdebu.

Menutup penggilingan padi dinilai langkah paling tepat untuk menekan angka kerugian, karena akhir-akhir ini sulit mendapatkan bahan baku gabah. 

“Kalaupun ada, harganya sudah melambung tinggi. Saat ini harga gabah di tingkat petani sudah mencapai Rp7.800 per kilogram,” kata Iskak, Jumat (8/9).

“Saya tidak bisa berbuat apa apa, selain menutup untuk sementara usaha dan hanya melayani bila ada petani yang akan menggilingkan padi,” katanya.

Diperkirakan, kondisi seperti ini akan berlangsung hingga masa panen tiba atau bila sudah musim hujan.
 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
18 hari lalu

Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak OTK 5 Kali, Luka di Hidung hingga Dada

23 hari lalu

Pikap Terperosok ke Jurang di Boyolali, Tersangkut Pohon Suren

23 hari lalu

Sopir Mengantuk, Pikap Gran Max Oleng Seruduk Toko Sepeda Listrik di Boyolali 

23 hari lalu

Truk Kontainer Bawa Paket Terbakar di Tol Solo-Ngawi, Api Merembet Dekati Permukiman

1 bulan lalu

Gudang Mebel di Boyolali Terbakar, Bangunan Ludes Dilalap Api

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal