Harga Kedelai Melambung, Pedagang Tempe di Batang Merugi Puluhan Juta Rupiah

Suryono Sukarno
Aktivitas pedagang kedelai di Batang. Omzet pedagang turun hingga 50 persen, karena produsen tahu tempe mengurangi produksi. (Suryono Sukarno)

BATANG, iNews.id -Harga kedelai di pasaran melambung tinggi hingga Rp13.000 per kilogram. Dampaknya omzet pedagang turun hingga 50 persen, karena produsen tahu tempe mengurangi produksi.

Seperti yang dialami oleh pedagang kedelai impor di pasar tradisional Limpung Kabupaten Batang ini semkin lesu. Sementara stok kedelai lokal sangat minim dan kurang diminati konsumen dengan alasan kualitas kurang bagus.

Para perajin tahu tempe mulai mengeluhkan tingginya biaya operasional pembuatan makanan khas rakyat Indonesia tersebut. Kondisi itu berdampak lesunya penjualan dikarenakan para pelanggan mengurangi jumlah pembelian.

Sejumlah perajin tahu tempe mengungkapkan situasi ekonomi yang masih serba sulit ini kian memprihatinkan. Diperparah adanya tren kenaikan harga yang tak terkendali.

Setelah sempat tembus Rp13.000  per kilogram dan terkoreksi turun  di kisaran Rp10.000, namun hanya mampu bertahan sebentar.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kecelakaan Maut 2 Truk Tabrakan di Tol Semarang-Batang, 1 Orang Tewas

5 hari lalu

Kecelakaan Bus Tabrak Truk di Jalur Pantura Batang, 4 Orang Luka-Luka

9 hari lalu

Macan Kumbang Gunung Prau Masuk Permukiman Warga di Batang, Dievakuasi ke BDC

11 hari lalu

Teror Macan Kumbang Masuk Permukiman di Batang, Mangsa Ternak Warga

26 hari lalu

Terbentur Batu, Pelajar SMP di Batang Tewas Tenggelam usai Loncat ke Sungai Lojahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal