Harga Komoditas Pangan di Sukoharjo Naik, Minyak Goreng Bersubsidi Kosong

Ary Wahyu Wibowo
Ilustrasi - komoditas beras yang dijual di pasaran. Foto: dok.

"Kualitas beras memang cenderung turun kalau musim hujan," ucapnya. 

Selain beras dan minyak goreng, harga tepung gandum, gula pasir dan mi kering juga naik meskipun  tidak terlalu tinggi. 

Seperti gula pasir satu sak naik Rp2.000. Tentunya hal ini berpengaruh pada harga jual yang juga terpaksa dinaikkan dari Rp12.500 menjadi Rp13.000 per kilogram. Tepung terigu kemasan juga rata-rata naik Rp500 per kilogram. 

"Untuk bahan pangan lainnya saat ini masih relatif stabil," katanya. 

Bambang menuturkan, kenaikan harga pangan terjadi menyeluruh di pasaran, sehingga pelanggan cukup memaklumi. Pihaknya juga tidak menerima keluhan dari pelanggan terkait kenaikan harga tersebut. Untuk omzet dagangan sejauh ini belum terpengaruh hingga terjadi penurunan pelanggan.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
3 hari lalu

Gubernur Jateng Respons Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo: Jangan Terpancing Hoaks!

3 hari lalu

Ponpes Hamalatul Quran Sukoharjo Tak Berizin, Kemenag Jamin Pendidikan Santri

3 hari lalu

Kisah Pilu Ibu di Jember Curi Beras demi Makan Kedua Anaknya usai Bercerai

10 hari lalu

BULOG Kuasai 4,5 Juta Ton, Cadangan Beras Pemerintah Indonesia Unggul Jauh Dibanding Sejumlah Negara Asia Tenggara

1 bulan lalu

Bea Cukai Amankan 413 Ton Beras dan Garam yang Diimpor dari India Senilai Rp7,8 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal