Harga Komoditas Pangan di Sukoharjo Naik, Minyak Goreng Bersubsidi Kosong

Ary Wahyu Wibowo
Ilustrasi - komoditas beras yang dijual di pasaran. Foto: dok.

"Kualitas beras memang cenderung turun kalau musim hujan," ucapnya. 

Selain beras dan minyak goreng, harga tepung gandum, gula pasir dan mi kering juga naik meskipun  tidak terlalu tinggi. 

Seperti gula pasir satu sak naik Rp2.000. Tentunya hal ini berpengaruh pada harga jual yang juga terpaksa dinaikkan dari Rp12.500 menjadi Rp13.000 per kilogram. Tepung terigu kemasan juga rata-rata naik Rp500 per kilogram. 

"Untuk bahan pangan lainnya saat ini masih relatif stabil," katanya. 

Bambang menuturkan, kenaikan harga pangan terjadi menyeluruh di pasaran, sehingga pelanggan cukup memaklumi. Pihaknya juga tidak menerima keluhan dari pelanggan terkait kenaikan harga tersebut. Untuk omzet dagangan sejauh ini belum terpengaruh hingga terjadi penurunan pelanggan.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Minyak Goreng Bansos di Grobogan Diduga Berbau Solar, Langsung Dikembalikan Warga

57 tahun lalu

Asah Kepekaan Sosial, Peserta PKN LAN Bagikan 100 Liter Minyak Goreng ke Warga Mojokerto

57 tahun lalu

Minyak Bantuan Pangan di Klaten Berbau Solar dan Keruh, Warga Serbu Kantor Desa

57 tahun lalu

Tergiur Harga Murah, Pedagang Nasi Kuning di Kotim Tertipu Beli Beras Karung Isi Pasir

57 tahun lalu

Buat 5 Resep Inovasi, Syariah Hotel Solo Kenalkan Jamu lewat Welcome Drink

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal