Harga Telur dan Cabai di Salatiga Bertahan Tinggi, Ini Kata Pedagang

Angga Rosa
Salah seorang pedagang sembako di Pasar Raya Salatiga saat menunggu pembeli. Foto: Ist

Pedagang lain, Karti (50) mengatakan, kenaikkan harga telur membuat pedagang kebingungan. Sebab persaingan harga di pasaran menjadi semakin ketat. Setiap pedagang harus bisa menjual cepat agar tidak rugi. 

"Telur tidak bisa bertahan lama. Kalau lama tidak terjual banyak yang busuk dan tidak bisa dijual. Kalau itu sampai terjadi, rugi jadinya. Maka dari itu, setiap pedagang hanya mencari keuntungan sedikit agar telur bisa cepat terjual. Saya sendiri hanya mengambil untung Rp500 per kilogram," ujarnya.

Dia berharap, harga telur bisa cepat normal kembali. Sebab kenaikkan harga telur membuat pedagang harus giat memantau perkembangan di pasaran agar tidak kalah bersaing. 

"Setiap hari saya harus memantau perkembangan harga telur agar tidak salah dalam penjualan. Ini menyita waktu," ucapnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
15 jam lalu

Ban Selip, Truk Boks Terguling di Jalan Lingkar Selatan Salatiga

5 hari lalu

Kecelakaan Pemotor Berboncengan Tabrak Pohon di Salatiga, 1 Orang Tewas

16 hari lalu

Kecelakaan di Tol Bawen–Salatiga, Innova Ringsek Hantam Belakang Truk

21 hari lalu

Tawuran Maut Antargeng di Salatiga Gunakan Air Keras dan Sajam, 1 Orang Tewas 3 Luka

28 hari lalu

Kecelakaan di Salatiga, Mahasiswi Berboncengan Motor Ditabrak Truk Tronton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal