Harga Telur Tingkat Pengecer di Kabupaten Semarang Tembus Rp27.000 per Kilogram

Angga Rosa
Ilustrasi pedagang telur saat melayani pembeli. (Istimewa)

"Bisa dapat untung Rp1.000 per kilogram sudah bagus. Sebab banyak pedagang yang hanya mengambil untung sedikit. Kalau dijual lebih tinggi dari pedagang lain, saya khawatir tidak laku. Sebab terpaut Rp500 per kg saja, banyak pembeli yang beralih ke pedagang lain," ucapnya.

Sementara itu, harga telur di warung kelontong mencapai Rp27.000. "Saya jual Rp27.000 per kg. Sebab harga kulakan sudah tinggi dan saya hanya mampu kulakan dalam partai kecil, sehingga harga saya naikkan agar bisa mengikuti fluktuasi harga," ujarnya.

Dia berharap, harga telur bisa cepat normal kembali. Sebab kenaikan harga telur membuat pedagang harus giat memantau perkembangan harga di pasaran agar tidak kalah bersaing. "Setiap hari saya harus memantau perkembangan harga telur agar tidak salah harga," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
23 jam lalu

Truk Boks Tak Kuat Menanjak Melaju Mundur Tabrak Bengkel di Semarang, 2 Orang Terluka

3 hari lalu

Tradisi Saparan di Lereng Merbabu, Warga Open House dan Tamu Wajib Makan

5 hari lalu

Cari Ikan di Sungai, Warga Purbalingga Temukan Mayat Pria Tersangkut Jaring

13 hari lalu

2 Bocah yang Hilang Tenggelam di Sungai Banjarnegara Ditemukan Tewas

19 hari lalu

Setahun Mozza Hilang, Sang Ayah Ungkap Pesan Haru Berharap Anaknya Pulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal