Baik pedagang maupun pembeli berharap kepada pemerintah untuk segera melakukan langkah menurunkan harga beras yang dinilai sudah menyulitkan warga terutama masyarakat kecil.
Sebelumnya, Bulog Divre Jateng menggelontorkan sebanyak 30.000 ton beras untuk operasi poasar (OP) beras di 15 titik di Jawa Tengah yang mengalami kenaikan harga beras. Upaya tersebut diharapkan mampu menurunkan harga beras yang sudah melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Kepala Perum Bulog Divre Jateng, Djoni Nur Ashari mengatakan, pihaknya akan melakukan operasi pasar di 15 titik pasar pencatat inflasi di Jawa Tengah.
"Operasi pasar di Jawa Tengah dilakukan mulai Selasa (9/1), dengan start dari Gudang Bulog Mangkang, Semarang," katanya, saat melepas armada operasi pasar beras medium untuk 15 titik di Jawa Tengah, di Gudang Bulog Mangkang Semarang.