Harga Terus Naik, Warga Kendal Terpaksa Oplos Beras

Eddie Prayitno
Seorang pedagang beras di Pasar Kendal melayani pembeli secara eceran akibat tingginya harga beras. (Foto: iNews.id/Eddie Prayitno)

Baik pedagang maupun pembeli berharap kepada pemerintah untuk segera melakukan langkah menurunkan harga beras yang dinilai sudah menyulitkan warga terutama masyarakat kecil.

Sebelumnya, Bulog Divre Jateng menggelontorkan sebanyak 30.000 ton beras untuk operasi poasar (OP) beras di 15 titik di Jawa Tengah yang mengalami kenaikan harga beras. Upaya tersebut diharapkan mampu menurunkan harga beras yang sudah melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Kepala Perum Bulog Divre Jateng, Djoni Nur Ashari mengatakan, pihaknya akan melakukan operasi pasar di 15 titik pasar pencatat inflasi di Jawa Tengah.

"Operasi pasar di Jawa Tengah dilakukan mulai Selasa (9/1), dengan start dari Gudang Bulog Mangkang, Semarang," katanya, saat melepas armada operasi pasar beras medium untuk 15 titik di Jawa Tengah, di Gudang Bulog Mangkang Semarang.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Bongkar Pengoplosan Beras di Lombok Timur NTB, 110 Ton Disita

57 tahun lalu

Irjen Helfi Assegaf Jabat Kapolda Lampung, Ini Rekam Jejak dan Kasus Besar Pernah Diungkap

57 tahun lalu

Profil Irjen Helfi Assegaf, Bongkar Kasus Beras Oplosan Diangkat Jadi Kapolda Lampung

57 tahun lalu

Pemilik Pabrik Beras di Serang Ditangkap, Oplos Beras Sisa Hajatan

57 tahun lalu

Antisipasi Beras Oplosan, Polres Cimahi Bentuk Satgas Khusus dan Perketat Pengawasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal