Harga Tomat Anjlok, Petani Lereng Merapi di Boyolali Tekor Jutaan Rupiah

Tata Rahmanta
Tomat hasil panen petani lereng Gunung Merapi di Desa Suroteleng, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Foto: Tata Rahmanta.

BOYOLALI, iNews.id – Para petani di Desa Suroteleng, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali rugi jutaan rupiah menyusul harga tomat yang merosot tajam. Akibat rugi besar, sebagian petani di lereng Gunung Merapi tersebut membiarkan tomatnya tidak dipanen.

Harga tomat di tingkat petani saat ini hanya sekitar Rp700 hingga Rp1000 per kilogram. Harga jauh di bawah standar yang rata-rata mencapai Rp2.000 hingga Rp2.500 per kilogram. 

“Harga saat ini tidak bisa menutup biaya produksi yang mencapai Rp2 juta lebih,” kata salah satu petani, Suji, Rabu (21/9/2022). 

Untuk biaya produksi lahan seluas 3.000 meter persegi, para petani mengaku harus mengeluarkan biaya sekitar Rp2 juta. Apalagi saat ini harga obat-obatan juga naik. 

Karena merugi, sejumlah petani membiarkan tanamannya meski sudah memasuki masa panen. Buah tomat siap petik akhirnya membusuk. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Kasus Sate Maut di Boyolali, Menantu Korban Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

57 tahun lalu

Kasus Kematian Warga Boyolali Diduga gegara Sate Kiriman, 8 Orang Diperiksa Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Makam Warga Boyolali Dibongkar Polisi, Diduga Tewas usai Makan Sate Kiriman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal