Hasil Riset, Remaja Rentan Terpapar Virus Intoleransi

Nani Suherni
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Foto: Dokumen Humas Pemprov Jateng)

Apabila menemui kendala, kata dia, bisa menilik kembali mazhab yang diajarkan. Gus Yasin mengatakan, meskipun di Indonesia umat Islam banyak menganut mazhab imam syafi'i, tetapi mereka juga diperkenalkan mazhab lain.

"Dalam Islam kami kenal bahwa fanatik terhadap sebuah pendapat itu dilarang agama, kecuali fanatik pada akidah. Dan dalam akidah, Rasulullah pun sudah diperintahkan Allah SWT untuk menyampaikan kepada kita, lakum diinikum waliyadin," ujarnya.

Apabila hal tersebut sudah berjalan, lanjutnya, kejadian intoleransi di sebuah sekolah di Sragen dan perundungan di Purworejo, tidak akan terjadi.

Ditambahkan, guru-guru Pendidikan Agama Islam perlu dibimbing dan diarahkan para ulama, agar tidak menjadi contoh bagi muridnya untuk melakukan intoleransi yang berujung pada radikalisme.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
1 bulan lalu

2 Remaja Ditemukan Tewas Penuh Darah di Selokan Bekasi, Diduga Korban Tawuran

1 bulan lalu

Tragis! 2 Remaja Dikeroyok Oknum Bonek saat Konvoi Ultah Persebaya, 1 Tewas

2 bulan lalu

Remaja di Makassar Pesta Miras lalu Serang Permukiman Warga demi Konten, 3 Ditangkap

2 bulan lalu

Kronologi Remaja di OKI Tewas Ditembak Teman saat Live TikTok Pakai Pistol

2 bulan lalu

Kecanduan Judol, Remaja Terekam CCTV Nekat Rampok Toko Kelontong di Makassar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal