Koordinator Tim Basarnas, Supriadi mengatakan, proses evakuasi dilakukan dengan pendekatan kepada korban melalui pihak keluarga.
"Evakuasi sekitar 30 menit. Kami mediasi dengan menghadirkan ibu dan kakaknya untuk membujuk sehingga dia mau turun," ujarnya, Kamis (10/9/2026).
Setelah berhasil turun dari ketinggian 75 meter, Nuryasin kemudian dievakuasi ke rumah warga untuk memastikan kondisinya sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Desa Panikel Sumaryo mengatakan, Nuryasin tiba-tiba memanjat pagar dan langsung naik ke atas tower. Warga yang melihat kejadian tersebut sempat mencoba menghentikannya.
"Dia tiba-tiba manjat pager terus naik ke atas. Warga sudah suruh turun tapi terus naik ke atas," ujarnya.