Ini Alasan Warga Boyolali Buka Tali Kafan Jenazah Pasien Corona

Agregasi Solopos
Petugas memakamkan jenazah dengan prosedur sesuai dengan SOP corona. (Foto: Antara)

Mereka yakni, keluarga dan orang yang ikut dalam proses pemakaman. Khusus warga yang langsung membuka tali kain kafan jenazah sudah diagendakan untuk menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Darurat Covid-19.

"Nanti berapa hari lagi kami evaluasi lagi, semoga tidak ada yang reaktif," katanya.

Menurut Ratri, sebagian besar kontak erat itu merupakan warga dengan KTP Jakarta. Sedangkan yang menjalani pengambilan sampel di Rumah Sakit Darurat Covid-19 ada tiga orang.

Camat Sambi, Purnawan Raharjo, mengaku heran karena rumah sakit di Jakarta yang merawat jenazah Covid-19 di Senting, Boyolali, tidak menginstruksikan protokol kesehatan dalam pemakaman tersebut. Masyarakat dan keluarga tidak mengira yang bersangkutan positif Covid-19.

"Saat itu informasi dari keluarga, yang bersangkutan meninggal karena stroke. Rumah sakit di Jakarta juga tidak memberi protokol kesehatan. Mestinya kalau PDP pun ada protokol kesehatannya, kami juga heran," katanya.

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Jenazah Pria Positif Covid-19 Di Senting Boyolali Sempat Dibuka Tali Kafannya"

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wujudkan Zona Hijau, Babel Terus Sosialisasikan Prokes Covid-19

57 tahun lalu

Jelang Nataru, Dinkes Kaltim Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

57 tahun lalu

Waspadai Ancaman Teror Bom Jelang Nataru, Polda Babel Siagakan 1.930 Personel

57 tahun lalu

Warga Serbu Layanan Vaksinasi yang Digelar Polres Sukoharjo, Ada Hadiah Motor

57 tahun lalu

Rusia Klaim Vaksin Hidung Buatannya Ampuh Lawan Virus Corona

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal