Ini Sosok Aipda Lalu Dwi P, Dewa Penyelamat Murid Rossi yang Nyaris Ketinggalan Pesawat

Antara
Pembalap Monster Energy Yamaha Franco Morbidelli pinjam motor polisi gara-gara nyaris ketinggalan pesawat. (Foto: Instagram/skysportmotogp)

“Dia menghampiri saya dan meminta izin menggunakan motor dinas ini, mungkin dia ingin merasakan sensasi uji kendara karena kebetulan merek motor dinas yang saya bawa ini sama dengan merek motor yang ia pakai saat balapan di ajang MotoGP,” katanya.

“Setelah saya izinkan dan Morbidelli bersiap mengendarai moge itu, tiba-tiba dia meminta saya duduk di belakang untuk dibonceng menuju hotel. Namun saat itu saya bingung karena helm hanya ada satu. Untungnya saat di gerbang Sirkuit Mandalika ada rekan saya yang memberikan helm jadi saat di jalan raya kami berdua menggunakan helm,” ujarnya.

Dia menuturkan selama perjalanan tentu saja sebagai manusia normal dia juga merasakan kebanggaan sekaligus deg-degan karena selain sedang dibonceng pembalap kelas dunia (MotoGP). Sebagai aparat dia juga harus memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan pembalap asal Italia itu.

“Karena hal itu sesuai instruksi dari pimpinan tertinggi kami di Polda NTB, Bapak Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto agar kami para polisi harus menjamin keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan dan masyarakat yang berkunjung ke NTB,” ujarnya.

Setelah tiba di hotel, Morbidelli mengucapkan terima kasih karena telah diberi kesempatan untuk merasakan sensasi mengendarai moge dinas polisi itu. Selanjutnya dia pun memasuki hotel mengambil barang-barang dan keluar kembali menaiki mobil yang telah disiapkan untuk mengantarnya menuju Bandara dengan pengawalan dari Prayitno dan polisi lain.

“Kami kemudian melakukan pengawalan hingga bandara, alhamdulillah Morbidelli tiba tepat waktu dan tidak ketinggalan penerbangan menuju Italia. Dia juga sempat mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada kami jajaran Kepolisian Indonesia yang telah banyak membantu para pembalap saat gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
6 hari lalu

WNA Inggris Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Karyawan Hostel di Kuta Mandalika

20 hari lalu

Berkas Lengkap, Tersangka Anak Kasus Kebakaran Ponpes NTB Tewaskan Santri Segera Diadili

21 hari lalu

Polda NTB Turun Tangan Selidiki Dugaan Aborsi Ilegal di Rumah Sakit Mataram

29 hari lalu

Mengaku Pejabat Polisi, Pria di Lombok Tipu Pengusaha Modus Sumbangan Dana Kemanusiaan

2 bulan lalu

Polisi Bongkar Pemalsuan STNK di Mataram, Tarif Motor Rp750.000 dan Mobil Rp1 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal