Metode pengujian untuk mendapatkan standarisasi ini, salah satunya dengan menguji helm saat dibenturkan ke tembok atau bidang baja dengan kecepatan minimal 7 meter per detik.
Selain menguji kekuatan bahan luar helm, diuji pula kemampuan bagian dalam helm (styrofoam) dalam menyerap benturan. Faktor kekuatan material dalam menahan gesekan keras dan panas pun diuji dengan ketat untuk mengetahui kelayakan helm.
Kedua, pilihan tipe helm half face, open face, dan full face. half face hanya memliki cangkang yang menutupi tempurung atas kepala, open face menutup kepala bagian belakang hingga leher, dan full face menutup hampir seluruh bagian kepala termasuk dagu, rahang, dan terbuka hanya pada bagian mata.
Tentunya perlindungan helm terbaik adalah tipe full face yang benar-benar melindungi keseluruhan kepala. Namun karena alasan fungsional dan sering berada di dalam kota, disarankan kepada bikers agar minimal menggunakan helm open face.
Ketiga, pemilihan warna dimaksudkan untuk menunjang keselamatan, warna yang cerah akan lebih gampang terlihat oleh pengemudi lain yang memiliki kabin tinggi (bus dan truk).