Ini Upaya Pemkot Semarang Cegah Pernikahan Dini

Ahmad Antoni
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, Ulfi Imran Basuki. (Ist)

SEMARANG, iNews.id – Pemkot Semarang melalui Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang terus berupaya mencegah pernikahan dini sebagai bentuk perlindungan anak. Salah satunya program Pemerintah Kota Semarang yang menggratiskan pendidikan untuk PAUD, TK, SD dan SMP. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, Ulfi Imran Basuki mengatakan, tingginya tingkat pendidikan pada anak akan berpengaruh pada pola pikir mereka. 

Menurutnya pendidikan penting untuk memberikan pengetahuan tentang dampak dari pernikahan dini. Pemkot Semarang juga berusaha membuka akses pendidikan yang gratis bagi anak-anak.

"Kami juga bekerja sama dengan sejumlah lembaga masyarakat juga Dinas Pendidikan untuk edukasi soal risiko pernikahan dini," kata Ulfi, Jumat (21/10/2022).

Selain soal pernikahan anak, beberapa tugas penting yang juga jadi prioritas adalah pemberdayaan perempuan atau ibu dalam kewirausahaan.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
4 jam lalu

Tersinggung Diklakson, Pemotor di Semarang Pukul Pengemudi Mobil hingga Dahi Robek

6 jam lalu

Atlet Pencak Silat Semarang Ayudiah Rivana Meninggal usai Laga di Porprov Jateng

5 hari lalu

Polisi Tangkap Sejumlah Orang saat Aksi Demo Mahasiswa di Simpang Lima Semarang

6 hari lalu

Aliansi Ulama Demo di DPRD Jatim, Dorong Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

7 hari lalu

Kisah Tragis Pengantin Baru di Takalar, Istri Ditikam Suami hingga Kritis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal